NASI PENCOK

website : kuwu-grobogan.sideka.id
facebook : Pemdes Kuwu

NASI PENCOK MERUPAKAN ICON DESA KUWU

Kuwu, INFO_DESAKU – Salah satu kuliner khas Desa Kuwu adalah nasi pencok yang sering banyak orang menyebutnya dengan ayam panggang Bledug.  Untuk deketahui saja, bahwa dinamakan nasi pencok sebenarnya adalah perpaduan antara nasi, daging ayam panggang (ingkung) dan sambal pencok.  Namun agar lebih mudah dalam penyebutan, maka masyarakat di Desa Kuwu menyebut perpaduan ketiga bahan makanan yang sudah siap saji tersebut dengan nama nasi pencok.

Pada awalnya (jaman dahulu), nasi pencok dibuat dengan tujuan untuk sesaji Mbah Bledug yang berada di kawasan obyek wisata Bledug Kuwu (Mbah Ro Dukun).  Namun seiring dengan berjalannya waktu dan semakin berkembangnya jaman, nasi pencok tidak hanya sekedar untuk sesaji saja akan tetapi sudah menjadi icon kuliner di Desa Kuwu.  Nasi pencok sekarang sudah ada yang menjualnya di warung-warung makan (khususnya di Desa Kuwu) untuk masakan kuliner, oleh-oleh, menjamu tamu.  Untuk masyarakat Desa Kuwu sendiri juga dapat mengkonsumsinya jika menginginkan (tamba kangen) dengan masakan nasi pencok setiap saat.

Sampai sekarang pun, apabila ada warga Desa Kuwu (lahir di Kuwu) yang sudah lama tinggal di kota lain dan pulang kampung juga masih ingin dibuatkan nasi pencok.  Selain dikonsumsi di rumah tempat kelahirannya, terkadang juga masih ingin dibawa pulang sebagai oleh-oleh di kotanya.  Bahkan pernah juga ada beberapa warga Desa Kuwu yang sudah bertahun-tahun bermukim di kota lain dan tidak sempat pulang kampung, apabila ingin makan ayam pencok dapat memesan melalui saudaranya yang ada di Desa Kuwu untuk dibuatkan dan dikirimkan melalui paket.

Proses pembuatan nasi pencok dan bahan-bahan yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut :
1. Nasi
Adalah nasi yang biasa kita makan sehari-hari, artinya tidak perlu ada resep khusus untuk membuat nasi pencok.

2. Ayam panggang (ingkung)
Cara membuat ayam panggang (ingkung) pun tergolong unik karena harus asli ayam kampung (bukan ayam potong atau ayam horn).  Ayam kampung yang sudah disembelih dan dibersihkan kemudian dicelupkan pada cemceman (air dicampur ramuan bumbu dari bawang, garam, dan asam), lalu dipanggang di atas bara api dan tidak boleh dikipasi.

Proses pemanggangan ini dilakukan berulang-ulang dengan cara dicelupkan-dipanggang-dicelupkan-dipanggang dan dilakukan berulang-ulang sampai daging ayam benar-benar matang.  Antara bara api (bahan bakunya arang) dengan daging ayam yang dipanggang diberi jarak sekitar 25-30 cm.  Api pun dijaga agar tidak terlalu besar agar proses seperti itu membuat daging ayam dapat matang dengan sempurna (tidak gosong).  Proses pemanggangan daging ayam ini karena tidak dikipasi membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu berkisar antara dua sampai dengan tiga jam.

3. Sambal pencok
Sambal pencok terbuat dari kelapa muda (biasa disebut klapa gemothok) yang diparut (urap kelapa), dicampur dengan bumbu dapur yaitu cabai, terasi, garam, bawang putih, gula putih (gula pasir), kencur, jeruk pecel, dan mechine/moto (bisa menggunakan mechine atau tidak, tergantung pada selera orang yang ingin menyantapnya).  Untuk menjaga agar sambal pencok tahan lama, maka bahan-bahan tersebut dibungkus dengan daun pisang (di-tom) kemudian ditanak (dikukus) terlebih dulu hingga masak.

4. Proses penyajian
Setelah semua proses dilalui, berikutnya adalah penyajian.  Cara penyajiannya adalah daging ayam panggang yang sudah matang disuwir-suwir kemudian dicampur dengan urap kelapa.  Biasanya campuran suwiran daging ayam tadi juga ditambah dengan kacang tholo/kacang ose/kacang merah serta dilengkapi lalapan mentimun.

Sekarang nasi pencok masih banyak yang berbeda-beda dalam penyebutannya. Sehingga untuk mempermudah dalam penyebutannya perlu diperhatikan sebagai berikut :
1. Perpaduan nasi dengan ayam panggang (ingkung), penyebutannya nasi ayam panggang (sega ingkung).
2. Perpaduan nasi dengan sambal pencok, penyebutannya nasi sambal pencok.
3. Perpaduan ayam panggang (ingkung) dengan sambal pencok, penyebutannya ayam pencok.
4. Perpaduan nasi, ayam panggang (ingkung) dan sambal pencok, penyebutannya nasi pencok.

Demikian sekilas informasi, semoga bermanfaat.

Internet Support by CV. AnekaComp Kalisari
CP. 081 325 184 440

2 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*